Apapun Demi Anak

Review Film Mrs. Doubtfire (1993)

- 3 mins

cover film Mrs. Doubtfire

Judul : Mrs. Doubtfire

Sutradara : Chris Columbus

Tanggal Rilis : 24 November 1993

Durasi : 125 menit

Genre : Komedi, Drama, Keluarga

Pemeran : Robin Williams, Sally Field, Pierce Brosnan

Some families have one mommy, some families have one daddy, or two families. And some children live with their uncle or aunt. Some live with their grandparents, and some children live with foster parents. And some live in separate homes, in separate neighborhoods, in different areas of the country - and they may not see each other for days, or weeks, months… even years at a time. But if there’s love, dear… those are the ties that bind, and you’ll have a family in your heart, forever.” – Mrs. Doubtfire –

Banyak yang bilang bahwa Mrs. Doubtfire adalah salah satu film paling lucu yang pantas ditonton, apalagi Robin Williams bermain di dalamnya dengan cara yang sungguh menggelikan. Aku sebenarnya setuju dengan hal itu, karena memang dari semua film Robin Williams yang pernah ku tonton, Mrs. Doubtfire adalah yang paling bisa membuatku tertawa.

Aku selama ini memang merasa kemampuan akting maupun dubbing Williams memang luar biasa, namun aku tak menyangka ia bisa sehebat itu disini memainkan peran sebagai seorang wanita tua. Sungguh begitu halus dan lucu, Williams memang pantas diberi tepuk tangan lebih. Tentu saja, hal ini terbukti dengan 4 penghargaan yang didapatkan Robin Williams sekaligus melalui film ini, mulai dari Funniest Actor in a Motion Picture dalam American Comedy Awards tahun 1994, hingga Favorite Movie Actor dalam Kids’ Choice Awards tahun 1994.

Secara umum, tema utamanya memang mengenai keluarga yang bercerai, yang mana Miranda Hillard (Sally Field), seorang wanita karir, merasa suaminya, Daniel Hillard, hanya selalu menambah beban pikirannya karena ia memang eksentrik dan tidak punya pekerjaan yang pasti, hingga hal ini berujung pada permintaan Miranda untuk cerai. Seperti pembahasan utama dari setiap perceraian, yang menjadi masalah berikutnya adalah siapa yang akan mengasuh 3 anak mereka. Sifat Daniel sebenarnya membuat anak-anak lebih akrab dengannya ketimbang ibunya, namun karena Daniel tidak punya pekerjaan pasti, mau tidak mau, anak-anak tinggal sama Miranda. Daniel yang selama ini memang sangat akrab dengan anak-anaknya merasa tidak bisa pisah dengan mereka, maka ia pun mencari cara. Terinspirasi dari keinginan Miranda untuk menyewa seorang pengasuh, Daniel menawarkan diri, sebagai seorang wanita tentunya, dan jadilah seorang Mrs. Doubtfire. Sebuah transformasi yang luar biasa karena memang begitu mirip dengan seorang wanita.

Di balik unsur komedinya, film Mrs. Doubtfire sebenarnya menyimpan makna tersirat yang baik mengenai keharmonisan keluarga. Seperti bagaimana terkadang masalah orang dewasa yang kompleks membuat ego lebih bermain ketimbang yang terbaik untuk anak-anak mereka (aku bicara begini seperti sudah berkeluarga saja), atau memang betapa pentingnya kehadiran seorang orang tua untuk anak-anaknya. Walau, seperti yang dikomentari oleh beberapa reviewer lainnya, film ini terasa kurang real, karena yang biasanya terjadi justru sebaliknya. Cukup jarang terjadi kasus seorang ayah yang begitu akrab untuk anak-anaknya seperti Daniel. Sebenarnya salah satu poin yang bisa dilihat dari sudut pandang ini adalah pentingnya seorang ibu untuk bisa membagi waktu untuk anaknya, yang tentu selalu menjadi pertimbangan seorang perempuan untuk berkarir atau tidak. Namun bila melihat dari yang lebih baik, pembagian tugas antar orang tua memang sangatlah penting,yang mana secara ideal adalah perempuan mengurus rumah, termasuk anak, dan laki-laki mencari nafkah. Hal ini sendiri sebenarnya telah menjadi perdebatan akibat adanya emansipasi wanita. Terlepas dari semua itu, tentu kita semua setuju bahwa anak-anak tetap butuh waktu buat kedua orang tua mereka.

Sungguh film ini bisa menjadi hiburan yang berkualitas kalaupun perlu ditonton bersama keluarga. Lucu dan sedikit menegangkan karena melihat ulah Williams begitu susah payah dalam berganti wujud dalam waktu cepat, terutama pada bagian ketika ia punya janji di restoran di waktu yang sama namun sebagai diri yang berbeda. Maka ketika sedikit punya waktu luang dan butuh film yang santai dan menghibur, maka Mrs. Doubtfire sangat direkomendasikan

(PHX)

Kembali
Aditya Firman Ihsan

Aditya Firman Ihsan

Just a seeker of truth

rss researchgate issuu facebook twitter github youtube mail spotify lastfm instagram linkedin google google-plus pinterest medium vimeo stackoverflow reddit quora quora