Daun demi daun ia hantam
Melaju bebas tak peduli alam
Tanpa tertahan besi dan beton tinggi
Membagi sejuk sepanjang teh dan padi
Inikah rumah sesungguhnya?
Sebelum pekat aspal tua
Menggilas sarang cacing dan serangga
Sebelum makhluk keji
Yang mereka sebut teknologi
Memperkosa segala hayati
Merebut paksa istri dari
Yang manusiawi
Apa ini?
Benda apa ini?
Sinyal bisunya tak akan mampu mengganti
Embun pagi penuh birahi
Ataupun relaksnya saraf auditori
Yang tercambuk rantai keji
Suara kota dan mesin tak berhati
Pa, ma, apa benar besi dan baja itu rumah kami?
Dimana ketenangan yang dijanjikan
Bila rongsok ketidakadilan dan perbudakan
Menghiasi hari atas kemajuan dan peradaban
Pa, ma, Apa itu makna peradaban?
Jika gelisah hanya bisa jadi teman
Dan banjir informasi selalu jadi hiasan
Apakah artinya jika kami kehilangan jati diri
Aku tak butuh ini semua!
(phx, 2017)