Konstan itu menyiksa
dengan jenuh dan hampa
selagi hidup penuh warna
berdiam dalam satu rupa
Kacau itu mengganggu
mengabur arah yang dituju
Ketidakpastian pun membelenggu
membuat diri terbunuh ragu
Pasrah itu menindas
Mematikan kehendak bebas
Membiarkan hidup mengalir lepas
Menunggu karang tuk dihempas
Maka sisa satu tanya,
dengan apa merengkuh masa?
(phx, 2017)