Bangun fajar, hari menjelang
Pikiran tertuju agenda harian
Bersiap hadapi pekerjaan
Jadikan anak istri sekadar hiburan
Bangun fajar, hari menjelang
Melaju motor mencari uang
Dua jam terlewati di kendaraan
Pikiran melayang waktu terbuang
Bangun fajar, hari menjelang
Terik mentari dan kemacetan
Tumpukan kerjaan menanti di tujuan
Energi habis dalam kelelahan
Bangun fajar, hari menjelang
Pulang-pulang mentari terbenam
Lelah menumpuk gusarkan pikiran
Rumah hanya tempat pelepasan
Bangun fajar, hari menjelang
Malam datang pikir tak karuan
Mata kantuk dan pegal di badan
Lebih nyaman main gawai sambil rebahan
Bangun fajar, hari menjelang
Kalaupun malam bisa diluang
Terkadang untuk tambahan kerjaan
Atau mengurus rumah dan lingkungan
Bangun fajar, hari menjelang
Berlalu lima hari sepekan
Sabtu-ahad untuk pembebasan
Waktu untuk keluarga tersayang
Bangun fajar, hari menjelang
Melihat dunia dalam kerusakan
Mungkin hanya seperti iklan
Sudah tak ada waktu untuk memikirkan
Bangun fajar, hari menjelang
Dilakukan oleh semua orang
Tersibukkan rutinitas harian
Maka wajar matinya kepedulian